Selasa, 28 Mei 2013

REMAS BAITULLAH; SAMBUT ISRA-MI'RAJ DENGAN DZIKIR ZAMAN

Menyambut dan memeriahkan peringatan Isra dan Mi’raj Remaja Masjid Dusun Teloke Lauk Desa Batulayar Kecamatan Batulayar menggelar acara Zikir Zaman. Zikir Zaman atau dalam Bahasa Sasak dikenal dengan istilah “Nyaman” ini ternyata hingga kini masih menjadi hiburan yang digemari masyarakat. Komunitas Islam biasanya menggelar “Nyaman” ini untuk menyambut hari-hari besar Islam, syukuran, dan lain-lain yang masih bernafaskan Islami. Sebagaimana yang terlihat dalam gambar, personel “Nyaman” ini tak kurang dari 50 orang bahkan bisa lebih. Kepala Desa Batulayar, H. M. Taufiq, mengatakan nyaman ini sengaja digelar untuk menyambut perayaan Isra’ dan Mi’raj. Di samping itu, “Nyaman” ini bisa dijadikan sebagai sarana hiburan yang menyenangkan masyarakat, demikian komentar Taufiq.
Nyaman merupakan tradisi yang masih melekat di kalangan masyarakat Islam. Nyaman merupakan acara puji-pujian atau pengagungan Allah, Nabi/ Rasul, para sahabat para ulama yang telah mendahului kita. Nyaman semakin lekat dan menarik perhatian karena dihiasi oleh tarian-tarian yang diperagakan mirip gerakan pencak silat. Butuh latihan panjang bahkan keterampilan khusus untuk bisa memeragakan adegan nyaman agar menjadi menarik.
Sulitnya peragaan atau prakek nyaman ini menjadikan komunitasnya sulit terbentuk. Biasanya, komunitas Nyaman terdiri dari personel-personel yang berasal dari Dusun-Dusun yang berbeda. Menurut hemat penulis “Nyaman” bisa diibaratkan seperti kumpulan Anggota “Pasukan Amphibi”. Memiliki struktur organisasi yang jelas dan terarah. Bila ada yang membutuhkan atau berhajat mengadakan ‘Nyaman” komunitas Nyaman pun diundang. Lantunan ayat-ayat suci al-Qur’an, shawalat, serta pujian dilagukan dengan merdu. Nyaman lazimnya diadakan pada malam hari dan dihadiri oleh kerumunan warga yang menyaksikannya. Masyarakat kampong tidak asing dengan Nyaman ini apalagi untuk menyambut hari-hari Besar Islam. Nyaman merupakan tradisi Islam yang masih eksis dan masih menjadi tradisi unik masyarkat Islam, khususnya Pulau Lombok.