Rabu, 01 Mei 2013

PENJARINGAN CALON PESERTA LPTQ BELUM CLEAR

Tindak-lanjut pelaksanaan program Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Batulayar mulai terlihat serius. Proses tindak-lanjut tersebut ditandai dengan mulainya penjaringan para peserta yang akan dijadikan sebagai wakil-wakil Kecamatan Batulayar dalam menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Lombok Barat yang akan segera digelar. Informasi yang diperoleh bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Lombok Barat akan digelar pada Bulan Mei yang dipusatkan di Kecamatan Labuapi.
Di Kecamatan Batulayar, penjajakan para calon peserta lomba masih terus dilakukan. Rapat perdana para pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Batulayar dipusatkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Batulayar dan dihadiri oleh seluruh pembina, coordinator yang ditugaskan untuk merekrut peserta. Untuk sementara, hasil penjaringan peserta belum mencapai titik final. Itu semua disebabkan karena masih adanya coordinator yang belum fix dengan peserta yang didatanya.
Tafsir Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan hafalan tingkat 30 (Tiga puluh) Juz dan hafalan yang disertai tilawah semua itu merupakan mata lomba yang sulit sehingga kita kesulitan untuk menjari pesertanya, demikian pengakuan salah satu coordinator lapangan. Namun sesuai komitmen dan instruksi Camat Batulayar saat rapat di Kantor Camat Batulayar, bahwa para calon peserta yang akan mewakilkan Batulayar pada MTQ tahun ini diprioritaskan untuk putera daerah. Dengan kata lain, para peserta harus berasal dari wilayah Kecamatan Batulayar.
Kita berdayakan orang kita dulu, masalah juara nanti belakangan yang penting mereka bisa ditampilkan dan bisa ikut ambil peran, demikian keterangan H. Mujtahidin, MA yang bertindak sebagai dewan Pembina Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Batulayar. Pernyataan tersebut diamini oleh seluruh coordinator dan undangan yang mengikuti Acara di Aula KUA Kecamatan Batulayar.
Guna mensukseskan acara, semua pihak harus tetap kerja sama dengan baik, terus menjalin koordinasi, karena lembaga semisal LPTQ ini bukan hanya milik pribadi melainkan milik bersama, demikian harapan para Pembina LPTQ Kecamatan Batulayar.