Perkembangan dunia pariwisata di Nusa Tenggara Barat nampaknya semakin terlihat menjanjikan. Perhatian pemerintah akan besarnya pengaruh pariwisata bagi kemajuan suatu daerah pun semakin tertumpah. Sebabnya karena pariwisata dapat mendongkrak kemajuan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berbagai acara digelar oleh pemerintah untuk medukung tingkat kemajuan pariwisata. Pagelaran acara pun dipusatkan di kawasan yang dekat dengan pariwisata. Dalam rangka visit Lombok-Sumbawa Tahun 2012 yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun ke-66 Bhayangkara memamerkan Barapan Kebo di kawasan Batulayar Kabupaten Lombok Barat.
Meriahnya acara yang digelar menyita perhatian banyak kalangan. Ditambah lagi event Barapan Kebo baru kali pertama digelar di daerah Batulayar. Atraksi Barapan Kebo yang biasanya terdengar di daerah Sumbawa misalnya, kini seorah menjadi obat penasaran bagi masyarakat yang tidak pernah melihat atau menyaksikan secara langsung Barapan tersebut.
Dalam pembukaan yang dibuka langsung oleh Kapolda NTB, Arif Wachyunadi mengatakan, acara ini saya buka dengan senyuman. Kalimat tersebut seolah menandakan betapa gembira dan bahagianya arif dengan terlaksana kegiatan yang digelar di Nusa Tenggara Barat. Lain halnya dengan Bupati Sumbawa Barat dalam sambutannya kepada hadirin mengatakan bahwa Pulau Lombok merupakan icon dari pariwisata di NTB dan dapat menjadi gerbang wisata.
Dalam acara yang mempertontonkan Barapan Kebo tersebut, menyita banyak perhatian pengunjung. Hal tersebut disebabkan karena lokasi tempat acara digelar sangat strategis. Pinggir jalan jalur pariwisata Senggigi. Tidak hanya itu yang membuat masyarakat semakin ramai mengunjungi lokasi pameran adalah acara yang digelar bertepatan dengan hari libur, yaitu hari Minggu. Tak kurang dari 70-an kerbau yang dibawa dari Sumbawa dipertontonkan untuk dilakukan atraksi barapan.