Minggu, 03 Juni 2012

"BATULAYAR LOW SUFFICIENCE OF HUMAN RESOURCE"? IT'S ALL JUST GO WITH FACTOR OF INTEREST


Era Reformasi, keterbukaan dan demokratisasi sekarang menumbuhkan harapan-harapan baru kepada masyarakat akan datangnya perubahan ke arah yang lebih baik. Namun di sisi lain, demokrasi yang sedang kita jalani belum diimbangi dengan pemimpin-pemimpin berkualitas yang benar-benar menjalankan amanat kepemimpinannya. Hampir setiap hari kasus-kasus penyalahgunaan kekuasaan, korupsi dan berbagai skandal penyimpangan menghiasi pemberitaan di berbagai media. Mengadosi apa yang dikatakan oleh Foucalt, KARENA ADA SUATU KEPENTINGAN.
Untuk itu diperlukan suatu gerakan “back to basics” , kembali ke masalah-masalah dasar kepemimpinan yaitu dengan kembali kepada nilai-nilai kepemimpinan yang diperlukan bagi seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya. Nilai-nilai kepemimpinan itu juga merupakan “roh” nya pemimpin, pedoman sekaligus rambu-rambu peringatan agar pemimpin dapat menjalankan kepemimpinannya dengan efektif dan efisien. Pemimpin harus paham betul tugas dan fungsinya seperti; beriman, menganyomi, menjaga kehormatan, kebijaksanaan, kemampuan berkomunikasi, keteladanan, tanggung jawab, integritas dan moralitas, mentransformasikan nilai-nilai yang baik kepada rakyat, loyalitas, bahkan pemimpin harus dapat memanfaatkan sumber daya; manusia dan alam se-efektif dan se-efisien mungkin. KARENA ADA SUATU KEPENTINGAN perlu menjadi garis bawah selain kewenangan.
Terkait dengan Sumber Daya Manusia atau sering disingkat dengan SDM tak lepas dari beberapa factor yang mendukung. Tingkat dan kualitas pendidikan biasanya menjadi factor dominan. Pendidikan yang rendah tentu tidak sama dengan pendidikan yang satu strip lebih tinggi diatasnya. Porsi yang tidak sama antara orang yang berpendidikan rendah dan orang yang berpendidikan tinggi sudah dimaklumi, dan pemimpin sangat paham dalam wacana ini. Namun lagi-lagi KARENA ADA SUATU KEPENTINGAN.
Pertanyaan besar dalam benak mengusik “Bagaimana jika orang tersebut memiliki kualitas dan tingkat pendidikan yang sama? Atau apakah dalam suatu wilayah tersebut tidak memiliki Sumber Daya Manusia yang memadai atau mumpuni sama sekali? Apakah karena ada suatu kepentingan? KARENA ADA SUATU KEPENTINGAN.
Setidaknya ada beberapa yang perlu mendapat respect oleh pemimpin:
1.      Seorang pemimpin yang memegang kendali (komando)
2.      Seorang pembina (sifat membangun ke arah perbaikan),
3.      Seorang “bapak” (sifat mengayomi),
4.      Seorang “guru” (sifat keteladanan dan tempat bertanya),
5.      Seorang  mitra kerja (teman berdiskusi dan memecahkan masalah)

Semoga bermanfaat….