Rabu, 13 Maret 2013

SOSIALISASI POSDAYA MELIBATKAN 2 KECAMATAN



Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Lombok Barat kembali memasyarakatan Program Pemberdayaan Keluarga atau yang disingkat Posdaya. Dengan melibatkan dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Gunungsari dan Batulayar. Bertempat di Aula Kecamatan Gunungsari Lombok Barat, Kepala Bidang dari unsure BKBPP mensosialisasikan program pemerintah. Program ini mencuat dari mantan Kepala Dinas Kesehatan Pusat, Bapak Haryono Suyono, begitu ujar Drs. Zainul Muttakin sebagai nara sumber.
Secara sederhana Posdaya merupakan forum silaturrahmi, komunikasi dan sebagai wahana informasi yang selanjutnya kembangkan secara terpadu. Zainul menjelaskan dari awal segala yang terkait dengan Posdaya. Adapun landasan filosofi Posdaya mengacu kepada; IPM, tingginya angka kematian Ibu Hamil (Bumil), kematian bayi dan anak, menangkal virus HIV/ AIDS dan munculnya penyakit Flu Burung.
Adapun dasar hukum dari digalakkannya program Posdaya ini meliputi:
1.   Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2010
2.   MoU Gubernur dan Bupati
3.   Surat Keputusan Bupati Nomor 2010 tentang Pembentukan Tim Posdaya.
Program Posdaya dalam lingkup terkecil adalah keluarga, baik perorangan maupun kelompok. Fungsi dari akan dibentuknya Posdaya adalah:
a.   Agama
b.   Cinta Kasih
c.   Perlindungan
d.   Pendidikan
e.   Sosial-Budaya
f.    Ekonomi atau wirausaha serta Reproduksi kesehatan.
Pada sosialisasi yang berdurasi 2 x 60 menit tersebut, secara detail penyaji menyampaikan program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Saat melakukan sesi dialog, ternyata pemahaman masyarakat akan Posdaya masih kurang. Itulah yang menimbulkan pikiran, pertanyaan dari hadirin yang ikut sebagai peserta.
Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan kepada presenter. Salah satu undangan yang hadir mempertanyakan sejauh mana efektifitas Posdaya jika diterapkan langsung di masyarakat. Dari pertanyaan tersebut membuat diskusi semakin menarik dengan banyaknya tanggapan atau feed back, opini lain, kritik dan masukan antara presenter dan audien.
Dari pemamparan materi tentang Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) ini seharusnya melibatkan banyak pihak. Bidang ekonomi, pendikan, KB, Kesehatan, etc, seharusnya kita duduk bersama, ini kan mereka yang punya bidang masing-masing, sudah ada atasan atau komisi-komisi mereka, demikian tanggapan salah satu anggota PNPM Kecamatan Gunungsari. Ini kan seolah-olah acaranya miliki KBBPP kesannya, begitu lanjut penyanya. Tanggapan kritis itu mendapat ulasan balik oleh Zainul Muttakin dengan mengakui banyak kekurangan, ini kan kita masih sosialisasikan, kami akan menyerap apapun feed back dari masyarakat yang selanjutnya akan kami komunikasikan kepada atasan, demikian jawaban mantan Sekcam Batulayar tersebut sebelum menutup acara.