Selasa, 05 Maret 2013

PENARIKAN MAHASISWA KKN UNRAM



Program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa-mahasiswi Universitas Mataram (Unram) berakhir sudah. Prosesi penarikan mahasiswa-mahasiswi KKN digelar langsung di Aula Kantor Camat Batulayar sejak pukul 09.00. Sekretaris Camat Batulayar (Taviv) dalam hal ini didampingi oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Burhanudin, S. Pd) Kepala Desa Senteluk (Mukril Hakim), mendampingi acara prosesi penarikan mahasiswa KKN yang bertugas selama satu setengah bulan di Kecamatan Batulayar yang tersebar pada empat desa yang ada.
Sekcam Batulayar dalam sambutannya memberikan arahan tentang perbedaan sikap mahasiswa-mahasiswi pasca melakukan aktifitas Kuliah Kerja Nyata (KKN). Lebih lanjut Sekcam mengatakan jika ilmu yang bermanfaat lebih yang diaplikasikan di tengah-tengah masyarakat oleh mahasiswa KKN lebih berharga daripada yang lainnya, begitu ujar Sekcam baru tersebut di hadapan puluhan mahasiswa KKN yang turut hadir.
Berbeda dengan Dosen Pembimbing KKN (Eko Pradjoko), saat memberikan sambutan kepada mahasiswa mengatakan jika program KKN merupakan wujud nyata dan sebagai modal untuk terjun ke masyarakat. Pradjoko mengatakan jika penarikan mahasiswa kali ini sangat berbeda dengan program-program KKN sebelumnya. Jika pada penarikan sebelumnya terkesan biasa tanpa mempresentasikan hasil kegiatan selama bertugas di lapangan.
Mahasiswa yang terbagi menjadi empat kelompok tersebut diberikan waktu untuk mempresentasikan hasil temuan selama melakukan kegiatan. Program-program yang telah dilakukan di lapangan oleh mahasiswa KKN selanjutnya dijadikan sebagai bahan diskusi yang dihelat langsung di Kecamatan Batulayar.
Aktivitas di lapangan yang dilakukan oleh masing-masing kelompok KKN sangat variatif; ikut terlibat dalam acara Maulid, penanaman pohon (reboisasi), terjun ke dunia pendidikan, ikut membantu kegiatan aparatur desa, pelatihan jurnalistik bagi siswa, penyuluhan kesehatan, gotong royong dan sebagainya. Masing-masing kelompok mahasiswa KKN secara bergiliran melakukan presentasi dengan mengangkat tema yang berlainan.