Rabu, 05 Juni 2013

KINERJA KADER POSYANDU BELUM OPTIMAL

Tak ada yang akan mengingkari kata “Sehat Itu Mahal”. Orang siap mengorbankan apa saja agar menjadikannya tetap sehat dan segar-bugar. Pentingnya kesehatan terus dipantau oleh pihak pemerintah dari unit terkecil semisal Puskesmas. Triliyunan dana digelontorkan oleh Pemerintah Pusat maupun daerah sebagai bentuk perhatian dan kepedulian akan kesehatan masyarakat. Barangkali dengan alasan itulah kesehatan menjadi salah satu Indek Pembangunan Manusia yang perlu untuk difokuskan.

Senin, 03 Juni 2013

PEMUTAKHIRAN DATA PESERTA MTQ BATULAYAR


L
embaga Pengembangan Tilawtail Qur’an (LPTQ) Kecamatan Batulayar kembali mengumpulkan calon peserta yang akan mewakili Kecamatan Batulayar pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Lombok Barat yang rencananya akan dipusatkan di Kecamatan Labuapi. Tujuan dikumpulkannya semua peserta kali ini adalah untuk memvalidkan data para peserta yang akan menjadi duta Batulayar menuju Musabaqah.

Kamis, 30 Mei 2013

DESA SANDIK WAKILI BATULAYAR UNTUK LOMBA DESA

Pe m e r i n t a h Kecamatan Batulayar kembali menunjuk Desa Sandik untuk mewakili Kecamatan Batulayar untuk mengikuti Lomba Desa tahun 2013. Lomba Desa merupakan evaluasi tiap tahun yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten. Tujuan dari Lomba Desa tentu sebagai bahan evaluasi tingkat perkembangan, capaian dan hasil pelaksanaan program-program yang diadakan oleh suatu Desa tersebut. Yang menarik pada acara Lomba Desa di Desa Sandik ini adalah Kepala Desa yang baru menjabat, H. Abdurrahman.

Selasa, 28 Mei 2013

REMAS BAITULLAH; SAMBUT ISRA-MI'RAJ DENGAN DZIKIR ZAMAN

Menyambut dan memeriahkan peringatan Isra dan Mi’raj Remaja Masjid Dusun Teloke Lauk Desa Batulayar Kecamatan Batulayar menggelar acara Zikir Zaman. Zikir Zaman atau dalam Bahasa Sasak dikenal dengan istilah “Nyaman” ini ternyata hingga kini masih menjadi hiburan yang digemari masyarakat. Komunitas Islam biasanya menggelar “Nyaman” ini untuk menyambut hari-hari besar Islam, syukuran, dan lain-lain yang masih bernafaskan Islami. Sebagaimana yang terlihat dalam gambar, personel “Nyaman” ini tak kurang dari 50 orang bahkan bisa lebih. Kepala Desa Batulayar, H. M. Taufiq, mengatakan nyaman ini sengaja digelar untuk menyambut perayaan Isra’ dan Mi’raj. Di samping itu, “Nyaman” ini bisa dijadikan sebagai sarana hiburan yang menyenangkan masyarakat, demikian komentar Taufiq.

Sabtu, 25 Mei 2013

ALUMNI PERDANA PONPES MADRASATUL QUR'ANIYAH; PUTUS SEKOLAH, MASA DEPAN SURAM

Berakhir sudah perjalanan santriwan santriwati kelas III Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Madrasatul Qur’aniyah Dusun Tato Desa Sandik Kecamatan Batulayar. Sabtu, 25 Mei 2013 resmi sudah Pondok Pesantren melepas siswa-siswi yang menimba ilmu selama tiga tahun di Pondok Pesantren yang digawangi oleh TGH. Mujtahidin Abdullah, Lc, MA. Alhamdulillah, ini keenam kalinya kita mewisuda santri Raudhatul Athfal dan Alumni Perdana bagi santri Kelas III MTs Madrasah Tsanawiyah, demikian sambutan TGH. Mujtahidin di hadapan undangan yang hadir.

Jumat, 24 Mei 2013

PROGRAM LPTQ KECAMATAN BATULAYAR

Pengalaman manis masa lalu kerap dijadikan landasan untuk memicu adrenalin ke arah yang lebih baik dan berkualitas. Contoh besar yang hingga kini masih menguat dalam ingatan kita, kebangkitan Asia-Afrika (termasuk kejayaan Indonesia) misalnya. Kebangkitan negara Indonesia dari keterpurukan dan penindasan bangsa barat dipicu dengan megahnya Majapahit dan Sriwijaya pada waktu silam yang menembus belahan Negara Asia pada akhirnya mendapat pengakuan dari bangsa luar. Hal tersebut mengindikasikan besarnya pengaruh kesuksesan serta pengalaman pada masa sebelumnya.

Rabu, 22 Mei 2013

PEREKAMAN E-KTP BELUM TUNTAS DI DESA BATULAYAR

Perekaman Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) yang sebelumnya dipusatkan di Kantor Kecamatan kini bisa dilakukan di masing-masing Desa dengan catatan terjadwal lebih dahulu. Di Desa Batulayar misalnya, setelah diumumkan melalui pengeras suara Masjid masing-masing Dusun, warga Desa Batulayar berbondong-bondong mendatangi Kantor Desa untuk melakukan perekaman e-KTP. Tentunya, yang merekam adalah yang warga yang belum sama sekali melakukan perekaman pada jadwal waktu lalu.