Dalam diskusi tadi banyak berkutat pada jumlah dan
bentuk soal yang akan dijadikan bahan ujian akhir sekolah pada tahap ganjil
ini. Dari peserta yang hadir, 30 soal pilihan ganda serta 5 soal isian atau uraian
belum mencapai titik terang. Meskipun terlihat hiruk-pikuk terkait kesepakatan
jumlah dan bentuk soal, Ridwan tetap menampung semua masukan yang datang dari
para peserta rapat. Membuat MoU ini khusus untuk soal ini merupakan kerja sama
antara pihak sekolah yang kemudian akan dikomunikasikan ke tingkat Kemenag
Lombok Barat. Semua masukan yang Bapak/ Ibu sampaikan kepada kami ini baik dan kami
ucapkan terima kasih, demikian kata H. Ridwan saat menanggapi salah
seorang peserta.
Setelah mendengar pendapat dan masukan dari peserta,
rapat yang diketuai oleh H. Ridwan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan
antara lain:
1.
Tanggal
5 Desember 2012 merupakan hari dimulainya Semester
2. Jumlah
soal terbagi menjadi dua kategori; untuk Mata Pelajaran Exak (Umum) disepakati
25 soal untuk pilihan ganda serta 5 soal uraian (isian) hingga berjumlah 30 soal
dan untuk Mata Pelajaran Non-Exax peserta menyepakati 30 soal pilihan ganda
didampingi 5 soal uraian sehingga soal berjumlah 35 soal.
3.
Masing-masing
coordinator dari Madrasah pembuat soal akan dijadikan sebagai Tim Verifikasi
pembuat soal.
4.
Soal
dicetak dan digandakan di KKM
5.
Awal
Desember semua soal sudah bisa didistribusikan.
Sementara Sekretaris KKM, Ahmad Juaini sepakat soal
dicetak dan digandakan di KKM demi menjaga kerahasiaan soal yang akan dikirim.