Minggu, 30 Desember 2012

H. SURATMAN UNGGUL PADA PILKADES LEMBAHSARI



Menutup penghujung tahun 2012 ini, kembali masyarakat Batulayar mengadakan pesta demokrasi. Ya, Pemilihan Kepala Desa (PILKADES) Desa Lembahsari Kecamatan Batulayar. Masyarakat Desa Lembahsari telah menentukan pemimpinnya 5 (lima) Tahun ke depan. Hasil pemilihan empat calon Kepala Desa yang bertarung pada tanggal 30 Desember 2012, H. Suratman unggul atas 3 pesaing sengitnya. Dari 6 (enam) Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang tersebar di Desa Lembahsari, H. Suratman berhasil meraup suara terbanyak. Lebih jelasnya, perolehan suara masing-masing calon adalah:
1.       H. SURATMAN                                                          437 SUARA
2.       AHMAD SUHAILID, SH                                           416 SUARA
3.       H. SIBAWAEH                                                            400 SUARA
4.       S A I D I                                                                         328 SUARA

Jumat, 28 Desember 2012

MASALAH PKL BELUM TUNTAS



Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di wilayah Batulayar hingga kini belum tuntas. Usaha jajaran Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Lombok Barat yang dikawal aparat keamanan Kecamatan untuk membantu memindahkan pedagang mendapat perlawanan dari 3 orang pemilik warung yang masih bertengger di tepi jalan Batu Bolong Desa Batulayar Barat Kecamatan Batulayar. Reaksi keras dari pemilik dagangan membuat kawanan Pol PP Kabupaten Lombok Barat dan aparat keamanan membuyarkan rencana awal penggusuran. Adu mulut antara pihak yang bermasalah  dengan pihak aparat tak terhindarkan.

Rabu, 26 Desember 2012

BANTUAN STIMULAN RUMAH TAK LAYAK HUNI



Berbagai program dicanangkan oleh pemerintah kepada rakyat untuk meningkatkan kualitas hidup. Jika hitung, mungkin jasa pemerintah kepada rakyat tergolong tinggi, atau dengan bahasa yang berbeda, pemerintah dari tahun ke tahun menerapkan kebijakan yang varatif untuk mewujudkan kesejahteraan. Sebut saja, program yang lagi ngetren sekarang adalah Jamkesmas, dan Bantuan bedah rumah bagi rumah kumuh. Jamkesmas mungkin sebagian warga telah maklum, namun bagaimana dengan bantuan bedah rumah tersebut?
Warga saat melengkapi persyaratan mendapat bantuan di Desa
Ya, berbicara tentang bantuan bedah rumah kumuh, melalui media seperti majalah, koran, bahkan melalui televise sering diprogramkan. Namun kadang donatur dari acara bedah rumah yang ditayang melalui media televise merupakan bentuk perhatian pihak-pihak atau oknum tertentu non pemerintah.
Berbicara mengenai rumah kumuh, Kecamatan Batulayar tak luput dari bantuan jatah bedah rumah tersebut. Menurut informasi, tiga Desa dari Sembilan Desa yang ada dibawah naungan Batulayar; Desa Sandik, Desa Senteluk, dan Desa Bengkaung mendapatkan jatah untuk bantuan stimulant perumahan swadaya peningkatan kualitas.
Di Desa Bengkaung Kecamatan Batulayar, 100 Kepala Keluarga ketiban rezeki untuk membangun rumah. Untuk lebih jelasnya, berikut data Dusun-dusun yang mendapatkan jatah bedah rumah:
1.       Dusun Bengkaung Lauq                                      : 21 KK
2.       Dusun Bengkaung Tengah                                  : 22 KK
3.       Dusun Bengkaung Daye/ Utara                          : 24 KK
4.       Dusun Seraye                                                      : 15 KK
5.       Dusun Bunian                                                     : 15 KK
Kepala Keluarga yang mendapatkan jatah rumah tersebut diminta hadir ke Kantor Desa Bengkaung untuk dilakukan identifikasi; foto, penyerahan photo copy KTP, KK dan syarat-lainnya sebagai syarat untuk menerima bantuan. Memang bantuannya belum langsung turun, tapi sudah dipastikan orang yang sudah terdata dan dikirim datanya itu akan mendapatkan jatah, begitu terang Saiful Nazar, salah seorang Staf Desa yang mengurus program bedah rumah tersebu di Kantor Desa Bengkaung. Lanjut Nazar menceritakan; rumah tersebut akan dibangun dari lantai dasar, dinding dan atap, semua ukurannya sama, begitu Bapak satu anak ini. 

Sabtu, 22 Desember 2012

PENYAMPAIAN VISI-MISI CALON KADES LEMBAHSARI



Setelah Desa Sandik memilih dan menentukan siapa yang berhak duduk sebagai Kepala Desa, kini kita melirik ke Desa Lembahsari Kecamatan Batulayar.  Tinggal sepekan Desa Lembahsari akan berpesta untuk menentukan siapa calon Kepala Desa yang akan terpilih. Tanggal 30 Desember 2012 merupakan hari yang ditunggu oleh enam Dusun yang ada di Desa Lembahsari. Sebanyak 4 (empat) kandidat yang akan berebut kursi untuk memangku jabatan Kepala Desa. Lebih jelasnya, keempat calon tersebut adalah:
1.       H. SURATMAN
2.       H. SIBAWAIH
3.       S A I D I
4.       AHMAD SUHAILID, SH

Kamis, 20 Desember 2012

DISTRIBUSI KARTU JAMKESMAS DI DESA MENINTING



Distirbusi Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) untuk sebagian wilayah Batulayar tengah dilakukan. Dari 9 (Sembilan) Desa yang ada di Kecamatan Batulayar, kartu sehat tersebut baru mencapai 3 (tiga) desa yang menjadi sasaran, Desa Senggigi, Desa Batulayar serta Desa Meninting. Sementara 6 (enam) Desa masih menunggu giliran untuk pendistribusian.
Desa Menininting misalnya, 2250 yang diusulkan untuk mendapatkan Kartu Jamkesmas, 2238 yang baru bisa terwujud, sisanya tinggal menunggu. System pendistribusian Kartu Jamkesmas dengan cara mendatangi langsung keluarga yang berhak atau yang sudah tertera namanya pada Kartu Jamkesmas. Tim dari Puskesmas, Kecamatan, Desa itu yang langsung terjun ke lapangan, demikian keterangan Erawaty, salah seorang petugas dari Puskesmas Meninting.
Saat menanggapi Kartu Jamkesmas, Kepala Desa Meninting, Mahnan Hariyanto mengatakan “Program-program public seperti ini kan tidak bisa sim-salabim atau cepat karena sifatnya menyeluruh jadi butuh waktu untuk mengerjakannya. Coba dibayangkan, yang dicetak kan seluruh Indonesia, demikian ujar Pak Kades di Kantornya.
Saat ditanya jika ada masyarakat yang complain, gara-gara tidak mendapatkan Kartu Jamkesmas? Mahnan Hariyanto, itu susahnya, kita harus pandai-pandai membahasakan kepada masyarakat, ujar Mahnan. Untuk itu, saya mohon dari pihak-pihak yang berwenang untuk kita duduk bersama guna membahas masyarakat yang tidak mendapatkan jatah ini. Kita dari Desa mengirimkan Data, mengetahui Camat, lalu ke Puskesmas, lalu ada masyarakat yang tidak keluar namanya. Desa tidak cukup sendiri mengurus pekerjaan ini. Padahal lebih dari 2250 data yang kita kirimkan, jika mereka tidak mendapatkan Jamkesmas, masyarakat kita usulkan untuk mendapatkan Jamkesda, atau apalah namanya, begitu cerita Kepala Desa Meninting.
Mahnan Hariyanto juga mengakui jika masyarakat Meninting masih banyak yang miskin, namun tidak juga mendapatkan Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

Minggu, 16 Desember 2012

ATAP KANTOR BOCOR, PELAYANAN KURANG NYAMAN


Atap Kantor Desa Senggigi yang sedang direnovasi

Musim hujan telah tiba, tumbuh-tumbuhan mulai menampakkan keceriaan dan kegembiraannya. Tumbuhan semakin hijau, semakin menyejukkan mata tak kala memandangnya. Tapi, apa yang terjadi dibalik fenomena fenomena alam ini? Mungkin, takut kebanjiran atau banjir merupakan kata yang rasional dan sering terdengar ketika hujan, terlebih jika curah hujan cukup tinggi alias hujan lebat. Hujan lebat sering mengganggu aktifitas, kadang bisa menyebabkan ketidak-nyamanan pada saat-saat tertentu. Ya itulah Kuasa Ilahi. Hujan dan Panas merupakan gejala alam yang tak terbantahkan selama mengarungi kehidupan ini.

H. ABDURRAHMAN UNGGUL PADA PILKADES SANDIK



Teka-teki siapa Kepala Desa Sandik Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat terjawab sudah. H. Abdurrahman, calon Kepala Desa dengan nomor urut 3 berhasil menggungguli 4 (empat) saingannya pada Pemilihan Kepala Desa yang digelar pada hari Sabtu, 15 Nopember 2012. Dari 15 (Lima belas) Dusun dan dari 21 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Desa Sandik, H. Abdurrahman mengumpulkan suara terbanyak. Ya, 2200 suara berhasil diraih oleh Warga Asli Sandik itu.