Kamis, 21 Januari 2016

IBU HAMIL DIBERIKAN PEMBINAAN OLEH PIHAK KESEHATAN



Guna peningkatan pelayanan prima kepada masyarakat, pemerintah terus mendorong aparaturnya untuk bekerja lebih serius untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan yang ada di masyarakat. Gambar yang tersangkut dalam tulisan ini adalah para ibu-ibu hamil yang ada di Desa Sandik Kecamatan Batulayar Lombok Barat. Kini, ibu hamil begitu diperhatikan oleh pemerintah dalam hal pelayanan kesehatan mereka. Pembinaan atau penyuluhan tak jarang diprogramkan bagi mereka yang tenga berbadan dua. Pembinaan bagaimana memelihara diri saat mengandung ini mendapat penanganan serius dari Dinas Kesehatan.

Senin, 18 Januari 2016

OPEN READYCATION LOMBOK CARE



Senin, 18 Januari 2016 Yayasan Lombok Care kembali menjalankan program Readycation. Readycation atau rehabilitation and education merupakan program yang sedang dijalankan oleh Yayasan yang dipimpin oleh Afif Sutardi ini. Program ini rehabilitasi dan edukasi ini merupakan bagian yang sangat penting dalam pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus untuk dapat mengoptimalkan fungsi badan/ otot serta membangun mental dan inteletual agar dapat mandiri sesuai dengan kemampuannya.

RAPAT EVALUASI DAN SOSIALISASI FINGER PRINT DI PONPES MQ



Dari tahun ke tahun keberadaan Pondok Pesantren Madrasatul Qur’aniyah Desa Sandik Kecamatan Batulayar mulai diperhatikan oleh masyarakat. Dalam rapat evaluasi pembelajaran tahap pertama, Sabtu 16 Januari 2016 kemarin, pimpinan yayasan pondok pesantren Madrasatul Qur’aniyah TGH. Mujtahidin, M. Ag mengarahkan semua jajarannya untuk terus serius dan tak kenal lelah untuk memperjuangkan lembaga pendidikan termasuk kegiatan pembelajaran yang aktif. Pondok kita ini sudah banyak dilirik oleh masyarakat, masyarakat memberikan kepercayaan kepada kita untuk mendidik dan mengajarkan anak-anak mereka. Artinya, tanggung jawab yang ada di pundak kita semua selaku dewan guru tidak ringan, demikian urai sang kiai diawal sambutan.

KULINER IKAN LAUT MENINTING KIAN MENJAMUR



Istilah kuliner memang tidak asing di telinga masyarakat. Mungkin, masyarakat yang terlalu awam yang tidak mengenal istilah kuliner. Baru sepekan ini, Plt. Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid meresmikan kuliner di pinggir Pantai Desa Meninting Kecamatan Batulayar. Ternyata kuliner ikan laut yang berada di sepanjang pinggir pantai Desa Meninting kian menjamur. Kuliner ikan bakar merupakan khas yang banyak digandrungi oleh mereka yang hidup dan berusaha dari hasil laut dengan menangkap ikan.

BAZNAS PROVINSI BERI SANTUNAN YATIM DI BENGKAUNG

Desa di Kecamatan Batulayar ketiban rezeki. Desa Pusuk Lestari dan Desa Bengkaung Kecamatan Batulayar mendapat kunjungan dari Badan Amil Zakat (Baznaz) Provinsi Nusa Tenggara Barat. Adapun yang mendapatkan jatah dari Baznaz tersebut adalah orang-orang jompo dan anak yatim piatu. Dari tujuh dusun yang tersebar di Desa Bengkaung, semua dusun mengirimkan perwakilan untuk menerima jatah. Terhitung sebanyak 140 orang dari Desa Bengkaung secara keseluruhan mendapatkan santunan dari Baznas Provinsi NTB.

Selasa, 01 Desember 2015

ANIMO MASYARAKAT MEMBUAT IZIN USAHA GRATIS

Sejak diumumkannya pembuatan izin usaha secara gratis oleh pemerintah bagi penguasaha kecil dan mikro, animo masyarakat yang ingin mendapatkan surat izin di Kecamatan Batulayar terus mengalir. Program pembuatan izin yang diprakarsai dari Kementrian Koperasi ini tentu mempunyai tujuan yaitu memberikan kemudahan bagi masyarakat. Di Kecamatan Batulayar misalnya, hasrat untuk mendapatkan izin semakin terlihat dengan banyaknya pemohon dari berbagai jenis usaha mendaftarkan diri untuk dibuatkan izin secara gratis.

PENEBANGAN POHON SECARA LIAR, INI KATA KADES BATULAYAR

Penebangan pohon secara liar marak terjadi. Kepala Desa Batulayar, H.M. Nur Taufiq Nawawi menilai bahwa salah satu yang membuat daerah kekeringan adalah karena masyarakat tidak terkontrol dalam menebang pohon secara sembarangan. Meskipun dibolehkan, misalnya di kebun milik sendiri, saya selaku Kepala Desa tetap menyarankan agar masyarakat yang ingin menebang pohon untuk menyediakan pengganti. Artinya, dia harus menanam pohon dulu, tunggu agar besar baru kita sarankan untuk menebang, karena salah satu tujuannya adalah untuk meminimalisir kekurangan air, begitu cerita Taufiq saat berdiskusi dengan warga.